Detail Cantuman Kembali

XML

HUBUNGAN TOTAL VOLUME DARAH TRANSFUSI DENGAN KADAR FERITIN PADA TALASEMIA  DI RS HASAN SADIKIN BANDUNG


ABSTRAK
Latar belakang. Talasemia merupakan penyakit yang diturunkan akibat mutasi pada kromosom, pengobatan talasemia untuk memperpanjang kehidupan hanyalah dengan transfusi darah secara teratur. Efek dari transfusi darah tersebut, yaitu terjadinya penumpukan besi dalam jaringan yang dapat memperparah keadaan penderita talasemia dan penumpukan besi tersebut dapat dinilai dengan kadar feritin serum. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan total volume darah transfusi dengan kadar feritin pada penderita talasemia ß di RSHS Bandung.
Metode penelitian. Penelitian menggunakan metode cross sectional. Data dianalisis menggunakan uji regresi linear sederhana dan ganda sehingga akan didapatkan persamaan regresi dari kadar feritin.
Hasil penelitian. Penelitian dilakukan pada 117 penderita talasemia di Poliklinik Thalasemia Anak RSHS, yang terdiri atas 61 laki-laki dan 56 perempuan berusia 0–14 tahun. Terdapat hubungan dan korelasi sangat kuat antara usia, berat badan, total volume darah transfusi, dan jumlah total pemberian transfusi dengan kadar feritin. Dikarenakan semakin meningkatnya nilai dari variabel tersebut maka kadar feritin akan semakin tinggi.
Simpulan. Usia, berat badan, total volume darah transfusi, dan jumlah total pemberian transfusi memiliki hubungan dengan korelasi sangat kuat dan linearitas positif dengan kadar feritin (R=0,874) pada penderita talasemia ß.
Kata kunci: feritin, jumlah total pemberian transfusi, talasemia ß, total volume darah transfusi.
Nurfaiko Alfianti - Personal Name
151/FKU/2015
151/FKU/2015
Text
Indonesia
FK UNJANI PRESS
2015
Cimahi
LOADING LIST...
LOADING LIST...